Nabire, 10 April 2026 – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) dan Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Aliansi Kebangsaan Indonesia (ASKAINDO) Papua Tengah secara resmi melakukan pertemuan dengan pimpinan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Tengah, Kamis (9/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kesbangpol Provinsi Papua Tengah, Jalan Sisingamangaraja, Nabire, tersebut menjadi langkah awal konsolidasi kelembagaan sekaligus penyampaian laporan rencana kerja organisasi masa bakti 2026–2028.
Ketua DPP ASKAINDO Papua Tengah, Semi Degei, SE., M.Si, menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi kelembagaan sekaligus memperkenalkan arah program kerja organisasi yang berfokus pada penguatan peran masyarakat dalam pembangunan daerah.
Fokus Konsolidasi dan Kemitraan Strategis
ASKAINDO merupakan organisasi kemasyarakatan yang berdiri pada tahun 2021. Pada tahun-tahun awal berdirinya, organisasi ini memprioritaskan konsolidasi internal, sosialisasi kelembagaan, serta pembangunan kemitraan dengan berbagai pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun lembaga sosial kemasyarakatan.
Selain itu, ASKAINDO juga menaruh perhatian khusus pada kemitraan dengan unsur penegak hukum, terutama dalam mendukung program penegakan hukum dan peningkatan kesadaran hukum di tengah masyarakat.
15 Program Strategis untuk Pembangunan dan Pengawasan
Dalam pertemuan tersebut, ASKAINDO Papua Tengah memaparkan 15 program kerja strategis yang akan dijalankan selama masa bakti 2026–2028.
Program-program tersebut meliputi penguatan kontrol sosial di berbagai sektor kehidupan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan organisasi, hingga advokasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat.
Selain itu, ASKAINDO juga berkomitmen mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta membangun sinergi dengan aparat penegak hukum dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Program lainnya mencakup kegiatan pendidikan, seminar, riset, serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi masyarakat kecil dan menengah.
ASKAINDO juga menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam mendukung pemerintahan yang transparan dan bersih melalui pemantauan penyelenggaraan pemerintahan guna mencegah praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN).
Siap Kawal Program APBN di Papua Tengah
DPP dan DPK ASKAINDO Papua Tengah turut menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemantauan tersebut akan dilakukan pada berbagai paket kegiatan pembangunan yang tersebar di delapan kabupaten di wilayah Papua Tengah.
Dalam pelaksanaannya, ASKAINDO akan bekerja bersama instansi pemerintah, termasuk Inspektorat Daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten, guna memastikan program berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Harapan Kolaborasi untuk Stabilitas Daerah
Melalui pertemuan ini, ASKAINDO Papua Tengah berharap dapat membangun sinergi yang kuat antara organisasi masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan suasana yang aman, damai, tertib, dan kondusif di wilayah Papua Tengah.
Organisasi tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan serta menjaga stabilitas sosial di daerah.

Ketua DPP ASKAINDO Papua Tengah, Semi Degei, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
[Nabire.Net]

14 hours ago
9













































