Menteri Koperasi Resmikan Koperasi Desa Merah Putih Atuka Mimika sebagai Pilot Project Nasional

8 hours ago 5

Mimika, 9 April 2026 – Koperasi Desa Merah Putih di Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika menjadi percontohan (pilot project) nasional dalam pemberdayaan ekonomi di wilayah Indonesia Timur.

KDMP serta gudangnya diresmikan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Juliantono, Kamis (09/04/2026).

Dalam sambutannya, Ferry menyebut KDMP yang dibentuk oleh presiden memiliki tiga fungsi yang viral, yaitu sebagai distributor barang subsidi, menyerap hasil produksi masyarakat mulai dari kerajinan tangan hingga hasil kebun, serta menjadi instrumen penyaluran program pemerintah agar tepat sasaran.

Ia juga menegaskan bahwa KDMP di Atuka akan menjadi tempat bersejarah dengan dimulainya kerjasama yang baik antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten. Di mana program tersebut akan mengubah hidup khususnya ekonomi masyarakat.

“Sekarang masyarakat tidak boleh lagi hanya menjadi penerima manfaat, tetapi harus diubah menjadi pelaku ekonomi. Masyarakat tidak lagi sekadar orang yang nabung, tetapi sekarang dibuka akses pemodalan masyarakat desa. Mereka bisa menerima akses permodalan,” ujarnya.

Selain membahas terkait KDMP, Menteri koperasi RI juga mendiskusikan beberapa kegiatan-kegitan yang bisa mengembangkan ekonomi masyarakat, hingga mengusulkan pembangunan stasiun-stasiun pengisian Bahan Bakar Solar di daerah pesisir.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, dalam laporannya menyebut geliat ekonomi berbasis kerakyatan di Mimika sedang melonjak dengan total 452 unit koperasi, di mana 152 di antaranya telah berbadan hukum tetap.

Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat di pesisir Papua merupakan bentuk dukungan nyata terhadap visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan mentransformasi desa dan kelurahan melalui kemandirian ekonomi.

“Koperasi memiliki potensi besar sebagai guru perekonomian rakyat yang mampu menciptakan kesejahteraan merata, baik bagi masyarakat di pesisir, perkotaan, maupun pegunungan,” ujar Samuel.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, menegaskan pemerintah provinsi berkomitmen penuh menjadikan koperasi sebagai fondasi ekonomi yang kokoh. Ia berpesan, agar pengelolaan dilakukan secara profesional dan transparan guna menjaga kepercayaan publik.

Deinas juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong yang dinilai berhasil menghadirkan program yang menyentuh langsung lapisan masyarakat di tingkat distrik dan kampung.

“Ini adalah momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam membangun sistem ekonomi yang berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.

[Nabire.Net/Yosef Doo]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |