WhatsApp Siapkan Tab Khusus Meta AI, Akses Fitur AI Jadi Lebih Praktis

8 hours ago 7

Techdaily.id – WhatsApp tengah menguji sejumlah fitur baru yang cukup besar dampaknya, mulai dari tab khusus untuk Meta AI hingga peningkatan alat analitik untuk kebutuhan bisnis. Pembaruan ini menunjukkan arah baru WhatsApp yang tidak lagi sekadar aplikasi chat, tetapi mulai berkembang menjadi ekosistem digital yang lebih lengkap.

Fitur Terbaru di Tab Khusus Meta AI

Berikut rangkuman fitur-fitur yang sedang diuji dan apa saja fungsinya.

Tab Khusus Meta AI, Semua Fitur AI di Satu Tempat

Salah satu perubahan paling mencolok adalah hadirnya tab khusus Meta AI. Fitur ini mulai diuji di WhatsApp beta Android versi 2.26.10.5.

Dengan adanya tab ini, kamu tidak perlu lagi membuka chatbot AI dari berbagai bagian aplikasi. Semua fitur berbasis AI kini dikumpulkan dalam satu halaman khusus, sehingga lebih praktis diakses langsung dari navigasi bawah.

Di dalam tab ini, kamu bisa melakukan berbagai hal seperti bertanya ke AI, membuat atau mengedit gambar, hingga mencoba prompt yang sudah disediakan. Selain itu, semua percakapan dengan AI akan tersimpan rapi dalam bentuk thread terpisah.

Menariknya, setiap percakapan akan diberi judul otomatis, sehingga kamu bisa dengan mudah mencari kembali topik yang pernah dibahas sebelumnya.

Bisa Ngobrol dengan AI Pakai Suara

WhatsApp juga menambahkan fitur interaksi suara di dalam tab AI ini. Jadi, tidak hanya mengetik, kamu juga bisa langsung berbicara dengan AI, seperti:

  • Memulai percakapan suara secara real-time
  • Melakukan panggilan suara dengan asisten AI

Dengan fitur ini, AI bisa merespons secara langsung menggunakan suara yang terdengar natural, membuat pengalaman terasa lebih hidup dan interaktif.

Tab Communities Digeser

Untuk memberi ruang pada tab AI, WhatsApp menghapus tab Communities dari bagian bawah aplikasi.

Meski begitu, fitur komunitas tidak benar-benar hilang. Kamu tetap bisa mengakses dan mengelola grup komunitas langsung dari tab Chats. Jadi, perubahan ini hanya soal penempatan menu agar navigasi terasa lebih sederhana.

Fitur Baru untuk Bisnis: Hitung Berapa Kali Konten Dibagikan

WhatsApp juga menghadirkan fitur analitik baru, terutama untuk bisnis, kreator, atau instansi yang menggunakan channel.

Melalui fitur ini, admin kini bisa melihat jumlah berapa kali sebuah konten dibagikan ke chat lain atau grup. Data ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang seberapa luas penyebaran konten secara organik.

Semua data ditampilkan secara anonim, sehingga identitas pengguna tetap aman. Sebelumnya, performa konten hanya bisa diukur dari jumlah tayangan atau reaksi emoji. Sekarang, dengan adanya data share, strategi distribusi konten bisa dianalisis dengan lebih akurat.

Baca Juga: WhatsApp iOS Bakal Punya Desain Liquid Glass yang Super Aesthetic di 2026

Kontrol Privasi Media Semakin Jelas

WhatsApp juga meningkatkan fitur privasi, khususnya untuk status atau konten sementara.

Saat mengunggah status, kamu kini bisa langsung melihat pengaturan privasi yang sedang digunakan, termasuk siapa saja yang dapat melihat konten tersebut. Informasi ini ditampilkan lebih jelas agar tidak terjadi kesalahan saat berbagi.

Untuk percakapan yang sensitif, WhatsApp juga menambahkan perlindungan tambahan seperti pembatasan penyimpanan media secara otomatis ke galeri, serta pembatasan opsi ekspor chat. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kebocoran data.

Update Status Makin Interaktif

Tab Updates juga mendapatkan pembaruan agar lebih menarik secara visual.

Beberapa peningkatan yang diuji antara lain:

  • Stiker animasi yang lebih halus
  • Reaksi cepat menggunakan avatar
  • Fitur editing gambar berbasis AI

Selain itu, tampilan antarmuka juga dibuat lebih smooth agar perpindahan antar status terasa lebih nyaman dan tidak terputus.

Potensi Fitur Berbayar

Di balik pengembangan versi beta, muncul indikasi bahwa WhatsApp sedang menyiapkan layanan berlangganan.

Beberapa fitur yang kemungkinan hadir di versi premium antara lain:

  • Penghapusan iklan di tab Updates
  • Pin chat tanpa batas
  • Akses AI dengan performa lebih tinggi

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari strategi monetisasi, terutama untuk pengguna bisnis dan profesional yang membutuhkan fitur lebih lengkap.

Perlu dicatat, semua fitur ini masih dalam tahap beta dan baru tersedia untuk sebagian pengguna.

Belum ada jadwal resmi untuk peluncuran global. Namun, jika pengujian berjalan lancar, fitur-fitur ini kemungkinan akan dirilis secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan.

Dengan berbagai perubahan ini, WhatsApp terlihat semakin serius menggabungkan komunikasi, AI, dan kebutuhan bisnis dalam satu aplikasi. Bukan sekadar chat, tapi juga menjadi pusat aktivitas digital yang lebih praktis.

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |