Akreditasi 10 Puskesmas dan RSUD Deiyai Libatkan Tokoh Adat hingga Masyarakat

11 hours ago 9
(Akreditasi 10 Puskesmas dan RSUD Deiyai Libatkan Tokoh Adat hingga Masyarakat) (Akreditasi 10 Puskesmas dan RSUD Deiyai Libatkan Tokoh Adat hingga Masyarakat)

Deiyai, 25 Juni 2026 – Kabupaten Deiyai tengah menjalani momen penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Sebanyak 10 Puskesmas dan RSUD Pratama Deiyai mengikuti proses akreditasi yang dilakukan oleh tim Surveyor dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (Lafkespri).

Yang menarik, proses akreditasi ini tidak hanya melibatkan tenaga kesehatan dan pemerintah daerah, tetapi juga mendapat dukungan dari kepala kampung, kepala sekolah, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat hingga warga setempat yang turut menyambut kedatangan tim surveyor.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah Puskesmas yang sedang menjalani akreditasi pada Rabu (24/6). Puskesmas yang dipantau antara lain Puskesmas Waghete, Kokobaya, Edarotali dan Damabagata.

Sementara itu, Puskesmas Kapiraya dan Bouwobado mengikuti proses akreditasi secara daring bersama Kementerian Kesehatan karena berada di wilayah dengan kondisi khusus.

Fransina mengatakan akreditasi bertujuan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh layanan yang baik, cepat, aman dan nyaman.

“Di Puskesmas masyarakat harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, cepat, aman dan nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, akreditasi juga menjadi sarana membangun budaya mutu dan keselamatan pasien. Penilaian tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat saat berobat.

Selain itu, proses akreditasi diharapkan mampu memperkuat tata kelola Puskesmas mulai dari perencanaan, pelaksanaan pelayanan, evaluasi hingga tindak lanjut perbaikan.

Fransina menambahkan, hasil akreditasi nantinya akan membantu Dinas Kesehatan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan setiap Puskesmas. Penilaian tersebut akan menentukan kategori akreditasi mulai dari dasar, madya, utama hingga paripurna.

“Hasil penilaian ini akan menjadi dasar untuk menyusun rekomendasi perbaikan demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas,” katanya.

Dalam dua hari ke depan, tim surveyor dijadwalkan melanjutkan akreditasi ke Puskesmas Tenedagi, Gakokebo, Aiyatei dan Wagomani.

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, menyambut baik pelaksanaan akreditasi terhadap 10 Puskesmas dan RSUD Pratama Deiyai. Ia menegaskan bahwa rekomendasi dari tim surveyor akan menjadi acuan pemerintah daerah dalam membenahi dan mengembangkan fasilitas kesehatan.

“Kami akan menunggu rekomendasi dari tim akreditasi. Berdasarkan rekomendasi tersebut, kami akan membangun dan meningkatkan kualitas masing-masing Puskesmas serta RSUD Waghete,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap akreditasi ini mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah, sehingga semakin banyak warga yang memanfaatkan fasilitas kesehatan setempat tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |