Selular.ID – Aplikasi tak terkenal yakni Claude by Anthropic tiba-tiba menjadi nomor satu.
Aplikasi gratis itu melesat ke posisi nomor satu teratas Apple untuk wilayah Amerika Serikat (AS) pada Sabtu (28/2/2026) malam waktu setempat.
Peringkat itu cukup mengagetkan mengingat sebulan sebelumnya, Claude masih berada di posisi 131 pada 30 Januari 2026.
Rankingnya juga cukup fluktuatif selama Februari, saat ChatGPT mendominasi menjadi pemimpin daftar aplikasi gratis tersebut.
Kemudian Claude mengambilalih posisi pertama dan melengserkan ChatGPT untuk berada di ranking ke-2.
Aplikasi AI milik Google, Gemini berada di peringkat ke-empat.
Anthropic memang dengan cepat menarik perhatian pengguna ponsel.
Melansir dari CNBC Internasional mencatat jumlah pengguna gratisnya melompat lebih dari 60% sejak Januari dan pendaftaran harian meningkat tiga kali lipat saat November.
Selain itu pelanggan berbayar Anthropic juga mengalami peningkatan mencapai lebih dari dua kali lipat selama tahun ini.
Capaian Anthropic ini terjadi saat perusahaan mendapatkan kritikan tajam dari pemerintahan Donald Trump.
Termasuk upaya memblokir adopsi teknologi tersebut oleh lembaga pemerintah.
Baca juga:
- 5 Aplikasi Jadwal Salat dengan Azan Otomatis
- Awas! 3 Izin Aplikasi Android Bikin Baterai Handphone Cepat Habis
Sebelumnya, Anthropic diketahui menolak menggunakan modelnya untuk pengawasan domestik massal atau senjata otonom speenuhnya.
Presiden Trump juga sempat mengkritik pendukung Anthropic, dan menyebut pemaksaan mematuhi ketentuan layanan bukan peraturan konstitusi AS.
“Para fanatik sayap kiri di Anthropic membuat kesalahan besar dengan mencoba memaksa Departemen Perang dan memaksa mereka mematuhi Ketentuan Layanan mereka alih-alih Konstitusi kita,” kata Trump dalam unggahan di Truth Social, dikutip Senin (2/3/2026).
Sementara Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengatakan meminta Anthropic diberi label sebagai risiko rantai pasokan pada keamanan sosial.
Jadi tidak akan ada kontraktor pertahanan yang menggunakan alat dari perusahaan.
CEO Anthropic Dario Amodei meminta pihak pemerintah bisa memberikan pertimbangannya kembali mengingat nilai-nilai yang diberikan oleh teknologi buatan perusahaannya.
“Menjadi hak prerogratif departemen memilih kontraktor yang selaras dengan visi mereka. Namun mengingat nilai substansial yang diberikan teknologi Anthropic kepada angkatan bersenjata, kami harap mereka bisa mempertimbangkannya kembali,” dia menjelaskan.

















































