Tertibkan Administrasi, Pemkab Mimika Sosialisasikan Tata Naskah Dinas 2026

16 hours ago 9

Mimika, 20 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) menggelar Sosialisasi Tata Naskah Dinas Tahun 2026 dengan mengusung tema “Optimalisasi Tata Naskah Dinas sebagai Wujud Peningkatan Akuntabilitas Kinerja dan Tertib Administrasi” di Hotel Grand Tembaga Timika.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Ir. Yohana Paliling dalam sambutannya mengatakan bahwa, tata naskah dinas bukan sekadar administrasi surat-menyurat, tetapi menjadi bagian penting yang mencerminkan wajah birokrasi pemerintahan.

Ia menjelaskan, tata kelola persuratan yang baik merupakan indikator profesionalisme, kedisiplinan, dan kualitas tata pemerintahan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Seiring perkembangan regulasi dan teknologi informasi di tahun 2026, tuntutan terhadap pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel semakin tinggi. Kita tidak ingin lagi ada perbedaan format surat, penggunaan lambang negara yang tidak sesuai, ketidakteraturan nomor surat, hingga kesalahan redaksional,” katanya.

Ia menambahkan, kesalahan dalam penyusunan naskah dinas yang terlihat sederhana dapat berdampak terhadap legalitas dokumen, akuntabilitas, hingga citra pemerintah di mata masyarakat.

“Penataan tata naskah dinas harus menjadi perhatian seluruh aparatur sipil negara (ASN). Setiap dokumen resmi pemerintah bukan hanya arsip administrasi, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat dan negara,” ujarnya.

Lanjutnya, naskah dinas yang rapi, sistematis, dan sesuai standar dinilai mencerminkan birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan berkualitas.

Dirinya juga menekankan tiga poin penting kepada peserta sosialisasi.

Pertama, standardisasi tata naskah dinas di seluruh OPD agar tercipta keseragaman dalam penyusunan surat resmi dan dokumen pemerintahan lainnya.

Kedua, peningkatan profesionalisme ASN melalui penguatan kapasitas dan kompetensi dalam administrasi pemerintahan.

Ketiga, implementasi hasil sosialisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna membangun budaya kerja birokrasi yang disiplin, tertib, cepat, tepat, dan bertanggung jawab.

Ia juga meminta para narasumber memberikan pemahaman sesuai regulasi yang berlaku, sementara peserta diimbau mengikuti kegiatan secara serius dan aktif berdiskusi.

“Saya berharap setelah kegiatan ini tidak ada lagi kesalahan mendasar dalam penyusunan dokumen dinas di masing-masing instansi. Dengan demikian, tercipta administrasi yang tertib, profesional, dan mampu mendukung jalannya pemerintahan yang semakin baik demi pelayanan terbaik kepada masyarakat Mimika,” pungkasnya.

[Nabire.Net/Yosef Doo]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |