(Polsek Kamuu Dogiyai Diserang OTK, Polisi Perkuat Pengamanan)
Dogiyai, Kantor Polsek Kamuu, Polres Dogiyai, Papua Tengah, diserang sekelompok orang tak dikenal (OTK) pada Minggu malam, 23 Agustus 2026. Aksi tersebut dilakukan dengan melempar batu dan anak panah ke arah kantor polisi.
Penyerangan berlangsung beberapa jam dan terjadi di tengah rangkaian gangguan keamanan yang dilaporkan terjadi di Kabupaten Dogiyai pada hari yang sama. Polisi menyebut situasi telah kembali aman dan terkendali setelah personel tambahan tiba di lokasi.
Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian mulai terpantau sekitar pukul 19.00 WIT. Personel yang sedang bertugas di Polsek Kamuu mendengar suara pemukulan tiang listrik berulang kali dari arah SMA Negeri 2 Dogiyai.

Sekitar pukul 20.00 WIT, serangan mulai terjadi. Kantor Polsek Kamuu dilempari batu dari sejumlah arah, termasuk bagian belakang dan samping bangunan. Personel kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Mako Polres Dogiyai.
Serangan kembali terjadi sekitar pukul 20.40 WIT. Kali ini, pelaku menggunakan batu dan anak panah. Kondisi tersebut membuat personel Polsek Kamuu meminta tambahan kekuatan untuk mengantisipasi serangan lanjutan.

Permintaan bantuan kemudian ditindaklanjuti. Sekitar pukul 22.00 WIT, tim perkuatan dari Polres Dogiyai bersama personel BKO Brimob Yon A Polda Papua Barat tiba di Polsek Kamuu. Tim tersebut dipimpin Kabag Ops AKP Harsyad Sabbe Rety.
Aksi penyerangan dilaporkan berhenti sekitar tengah malam. Polisi menyatakan tidak ada personel yang mengalami luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian material juga dilaporkan nihil.

Sejumlah barang bukti berupa batu dan anak panah telah diamankan untuk mendukung proses penyelidikan. Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari internal Polsek Kamuu serta mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi pihak yang terlibat.
Plh. Kapolsek Kamuu Ipda Feryando Togu Sinaga, S.H. mengatakan pihaknya menduga penyerangan tersebut berkaitan dengan provokasi kelompok bersenjata yang bertujuan menimbulkan keresahan di wilayah Dogiyai. Namun, dugaan tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian.

“Kami menduga aksi ini tidak terlepas dari provokasi kelompok bersenjata yang berupaya menciptakan keresahan di Dogiyai. Saat ini situasi sudah kondusif dan kami terus melakukan penyelidikan.”
Penyerangan Polsek Kamuu terjadi setelah sejumlah gangguan keamanan dilaporkan berlangsung di Dogiyai pada hari yang sama. Dalam keterangan kepolisian, sebelumnya terjadi penembakan terhadap anggota patroli gabungan di kawasan Puncak Pintu Angin serta sejumlah aksi lain yang disebut berkaitan dengan kelompok bersenjata.
Kepolisian juga menyebut adanya aksi yang berujung pada pembakaran Kantor Dukcapil dan penyerangan terhadap Mako Polres Dogiyai. Rangkaian peristiwa tersebut membuat aparat meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik.
Untuk mencegah gangguan lanjutan, polisi mengamankan lokasi kejadian, mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, serta meningkatkan patroli gabungan. Pengamanan juga diperkuat di sejumlah kantor pelayanan publik.
Polres Dogiyai mengimbau masyarakat tidak panik dan tidak mudah terpengaruh informasi atau provokasi yang dapat memperkeruh situasi. Warga diminta segera melapor kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Hingga laporan ini disusun, situasi di sekitar Polsek Kamuu dinyatakan kondusif. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif para pelaku penyerangan.
[Nabire.Net]

17 hours ago
9











































