Tiga Kantor Pemkab Dogiyai Dibakar OTK, Polisi Gelar Patroli dan Olah TKP

16 hours ago 10

Dogiyai, Kepolisian Resor Dogiyai bersama personel BKO Brimob Yon A Polda Papua Barat meningkatkan pengamanan setelah tiga kantor milik Pemerintah Kabupaten Dogiyai diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK). Polisi kemudian melakukan patroli jarak jauh sekaligus olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti terkait peristiwa tersebut.

Kegiatan pengamanan dan penyelidikan berlangsung Senin (24/8/2026) di wilayah hukum Polres Dogiyai. Tiga bangunan pemerintah yang menjadi lokasi pemeriksaan berada di Kampung Ekemanida, Distrik Kamu, yakni Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Kantor Inspektorat Kabupaten Dogiyai.

Patroli dan olah TKP dipimpin Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad Sabbe Rety. Sebanyak 40 personel Polres Dogiyai dikerahkan bersama satu peleton personel BKO Brimob Yon A Polda Papua Barat.

Sebelum bergerak, personel menerima arahan mengenai pola tindakan dan kondisi keamanan di lapangan. Tim kemudian menggunakan enam kendaraan roda empat untuk menyisir sejumlah jalur, mulai dari Mako Polres Dogiyai, Pos Kotis, Terminal Moanemani, kawasan Pasar Ikan, Polsek Kamu, hingga sejumlah kampung dan kawasan Puncak Ugapuga.

Dalam perjalanan patroli, aparat juga merespons informasi masyarakat mengenai keberadaan seseorang yang diduga membawa senjata jenis AK-47 di kawasan Puncak Mauwa. Informasi tersebut menjadi bagian dari respons keamanan untuk memastikan situasi di wilayah tersebut tetap terkendali.

Olah TKP Temukan Sejumlah Barang Bukti

Setelah patroli, personel Satreskrim Polres Dogiyai bersama tim gabungan mendatangi tiga kantor pemerintah yang dilaporkan terbakar. Olah TKP dilakukan sekitar pukul 11.40 hingga 12.00 WIT.

Dari lokasi Kantor Dukcapil, polisi mengamankan potongan plafon berbahan plastik dan tiga potongan seng. Sementara dari Kantor Bappeda, petugas menemukan batang pohon, dua batu, pecahan kaca jendela, serta potongan plafon plastik.

Barang bukti lainnya ditemukan di Kantor Inspektorat. Polisi mengamankan rangka kursi besi, kayu hangus, rumah kunci pintu, serta tiga batu.

Seluruh barang tersebut diamankan untuk mendukung proses penyelidikan mengenai penyebab dan pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran.

Polisi Pastikan Situasi Kondusif

Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad Sabbe Rety mengatakan kegiatan patroli dan pemeriksaan lokasi kejadian berlangsung tanpa gangguan.

“Kami pastikan seluruh rangkaian kegiatan patroli jarak jauh dan olah TKP berjalan aman dan lancar,” kata Harsyad.

Menurut dia, kehadiran aparat tidak hanya berkaitan dengan penanganan kasus pembakaran, tetapi juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Satreskrim Polres Dogiyai kini melanjutkan penyelidikan dan telah mengamankan sejumlah barang bukti dari tiga lokasi.

Patroli Jalur Trans Nabire-Enarotali Ditingkatkan

Sebagai langkah lanjutan, kepolisian berencana meningkatkan patroli jarak jauh di sejumlah wilayah yang dinilai rawan, termasuk jalur Trans Nabire–Enarotali.

Polisi juga akan meneruskan proses penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap pelaku pembakaran. Koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Dogiyai turut dilakukan untuk memperkuat pengamanan terhadap aset-aset pemerintah.

Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Polisi mengajak warga menjaga situasi keamanan bersama dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat terdekat.

Hingga patroli dan olah TKP selesai pada Senin siang, situasi di wilayah hukum Polres Dogiyai dilaporkan aman, tertib, dan terkendali.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |