Disnaker Deiyai Beberkan Pencapaian Setahun, 5.000 Warga Sudah Punya BPJS Ketenagakerjaan

10 hours ago 4

Nabire, 21 Mei 2026 – Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Deiyai, Ernest Kotouki menegaskan pihaknya terus bergerak membangun kualitas tenaga kerja asli Deiyai melalui pelatihan keterampilan, penyerapan tenaga kerja, hingga perlindungan sosial bagi masyarakat.

“Setelah kami dipercayakan oleh Bupati Deiyai, kami sedang berusaha bangun Deiyai lebih khusus tenaga kerja. Ini pekerjaan berat. Karena harus berpikir nasib hidup banyak orang,” ujar Ernest Kotouki saat ditemui di ruang kerjanya di Waghete, Kamis (21/05).

Selama satu tahun terakhir, Dinas Tenaga Kerja Deiyai mencatat sejumlah pencapaian penting. Di antaranya mengirim pemuda Deiyai mengikuti pelatihan otomotif di Jayapura, pelatihan komputer, hingga mendaftarkan lebih dari 5.000 warga ke program BPJS Ketenagakerjaan.

Program pelatihan otomotif menjadi salah satu langkah nyata Pemkab Deiyai dalam meningkatkan kemampuan anak-anak asli daerah. Para peserta dilatih membongkar dan memperbaiki kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ernest Kotouki mengatakan hasil pelatihan tersebut sudah mulai terlihat. Bahkan, kendaraan miliknya telah diperbaiki langsung oleh peserta pelatihan dan hasilnya dinilai memuaskan.

“Mobil saya sudah mereka perbaiki dan sangat baik sekali. Maka setelah buka service mobil ini, semua mobil milik pejabat Deiyai dan siapapun bisa perbaiki di situ. Kita harus berdayakan anak-anak daerah,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Deiyai berencana membuka bengkel servis mobil yang seluruh tenaga kerjanya berasal dari anak-anak asli Deiyai yang telah mengikuti pelatihan.

Selain pelatihan keterampilan, Dinas Tenaga Kerja Deiyai juga tengah memaksimalkan penggunaan Aplikasi Pasar Kerja dari Kementerian Tenaga Kerja. Platform digital tersebut bertujuan mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja secara lebih mudah dan efisien.

Menurut Kotouki, pihaknya bersama sejumlah Dinas Tenaga Kerja di Provinsi Papua Tengah telah beberapa kali bertemu Kementerian Tenaga Kerja guna membahas pengembangan aplikasi tersebut.

“Untuk kerja aplikasi tersebut, kami baru saja melakukan pengadaan komputer. Dalam waktu dekat kami akan pengadaan jaringan internet Starlink lagi. Tenaganya kami sudah siap,” ujarnya.

Ia menambahkan, aplikasi itu nantinya akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat Deiyai untuk mencari lowongan pekerjaan, baik di sektor pemerintahan maupun swasta.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Deiyai juga telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati kepada seluruh perusahaan, BUMN, BUMD, perbankan, PLN, kontraktor, hingga pelaku usaha agar memprioritaskan putra-putri asli Deiyai dalam perekrutan tenaga kerja.

“Terkait ini, kami akan terus koordinasi dengan BUMN, BUMD serta tempat usaha yang ada di Deiyai. Mereka harus patuh sama pemerintah,” tegas Kotouki.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menekan angka pengangguran yang masih tinggi di Kabupaten Deiyai, terutama di kalangan anak muda.

Dalam kesempatan yang sama, Ernest Kotouki juga mengapresiasi dukungan Melkianus Mote dan Ayub Pigome terhadap program BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat Deiyai.

Ia menjelaskan, program tersebut memberikan manfaat besar berupa Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi masyarakat yang telah terdaftar.

Hingga kini, jumlah warga Deiyai yang telah mengurus BPJS Ketenagakerjaan mencapai lebih dari 5.000 orang, sementara target pemerintah daerah sebanyak 15.000 peserta.

Kotouki pun mengajak seluruh masyarakat, termasuk pedagang, sopir, nelayan, dan pelaku usaha kecil untuk segera mengurus BPJS Ketenagakerjaan.

“Kartu BPJS ini manfaatnya sangat besar. Setiap hari kami selalu layani. Mari datang ke kantor untuk urus BPJS Ketenagakerjaan,” ajaknya.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |