Pemkab Deiyai Perkuat Kesiapsiagaan Relawan Lewat Pelatihan Rumah Tanggap Bencana

13 hours ago 12

Deiyai, Pemerintah Kabupaten Deiyai terus memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana dengan meningkatkan kemampuan masyarakat dan sukarelawan di bidang penyediaan serta rehabilitasi rumah bagi warga terdampak. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Standar Teknis Penyediaan dan Rehabilitasi Rumah bagi Masyarakat/Sukarelawan Tanggap Bencana yang digelar di Aula Sekretariat DPRD Kabupaten Deiyai, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Kabupaten Deiyai, Simon Mote, yang hadir mewakili Bupati Deiyai. Sosialisasi ini diarahkan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan teknis yang dapat digunakan ketika bencana terjadi dan membutuhkan penanganan cepat di lapangan.

Relawan Disiapkan untuk Respons Darurat

Dalam sambutannya, Simon menjelaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya membutuhkan bantuan pemerintah, tetapi juga keterlibatan masyarakat dan relawan yang memiliki kemampuan memadai.

Menurut dia, peserta akan memperoleh pemahaman mengenai tata cara membangun maupun memperbaiki rumah agar memenuhi standar kelayakan dan keamanan. Kemampuan tersebut dinilai penting karena kondisi pascabencana sering kali menuntut tindakan cepat untuk memastikan warga memiliki tempat tinggal yang aman.

(Asisten I Setda Kabupaten Deiyai, Simon Mote)

“Pelatihan ini merupakan amanah dari Bupati agar para sukarelawan memiliki kemampuan dan keterampilan yang baik dalam membantu masyarakat ketika bencana terjadi,” kata Simon.

Ia menambahkan, keberadaan tenaga terlatih di tingkat masyarakat dapat mempercepat proses penanganan, terutama pada kondisi ketika rumah warga mengalami kerusakan berat atau tidak lagi dapat ditempati.

Penanganan Bencana Membutuhkan Kolaborasi

Simon menekankan bahwa respons terhadap bencana tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan koordinasi antara berbagai organisasi perangkat daerah sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

Sejumlah sektor seperti kesehatan, kebencanaan, pertanian hingga perdagangan memiliki peran masing-masing dalam membantu masyarakat yang terdampak. Sinergi tersebut diperlukan agar kebutuhan warga dapat ditangani secara menyeluruh.

Ia memberikan gambaran bahwa bencana seperti banjir dan longsor dapat menyebabkan rumah warga hanyut, tertimbun material, atau mengalami kerusakan sehingga membutuhkan penanganan segera.

Dalam situasi tersebut, relawan yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan mampu membantu mendirikan tempat perlindungan darurat, menyiapkan hunian sementara, hingga mendukung proses rehabilitasi rumah berdasarkan ketentuan teknis.

Membangun Rumah yang Lebih Aman

Pemerintah Kabupaten Deiyai memandang aspek hunian sebagai bagian penting dalam penanganan pascabencana. Rumah yang dibangun atau direhabilitasi bukan hanya harus dapat segera digunakan, tetapi juga perlu memperhatikan standar keselamatan dan kelayakan.

Simon berharap seluruh peserta mengikuti materi dengan serius sehingga pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Kemampuan tersebut diharapkan dapat diterapkan ketika relawan terlibat langsung dalam pelayanan kemanusiaan.

“Negara sudah menyiapkan sistem untuk menjawab kebutuhan masyarakat ketika bencana terjadi. Karena itu, kita perlu menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjalankan tugas tersebut dengan baik,” ujarnya.

Tantangan Bencana di Deiyai

Kabupaten Deiyai memiliki kondisi geografis dan lingkungan yang membuat kesiapsiagaan terhadap bencana menjadi hal penting. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan mitigasi serta peningkatan kapasitas masyarakat.

Sosialisasi standar teknis penyediaan dan rehabilitasi rumah menjadi salah satu langkah untuk memastikan bantuan kepada warga terdampak dapat dilakukan secara lebih terarah.

Selain mempercepat respons, keberadaan relawan yang memiliki keterampilan teknis juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mengurangi dampak bencana terhadap kehidupan masyarakat.

Dengan pelaksanaan pelatihan tersebut, Pemkab Deiyai berharap terbentuk tenaga sukarelawan yang lebih siap menghadapi kondisi darurat. Ke depan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan koordinasi lintas sektor akan menjadi bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih cepat, terukur, dan efektif di Kabupaten Deiyai.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |