Dogiyai, 10 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Litbang menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Dogiyai Tahun 2027.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Koteka Moge, Moanemani, Selasa (10/3), dan dihadiri pimpinan OPD, para kepala distrik, serta sejumlah undangan lainnya.
Bupati Dogiyai Yudas Tebai, S.Pd., M.Si. dalam sambutannya menegaskan bahwa Forum OPD merupakan salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi ruang untuk menyelaraskan berbagai usulan program pembangunan yang berasal dari masyarakat melalui Musrenbang Distrik, pokok-pokok pikiran DPRD, serta program prioritas pemerintah daerah.
“Forum OPD ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan berbagai usulan pembangunan dengan visi dan misi kepala daerah, sehingga perencanaan pembangunan Kabupaten Dogiyai dapat berjalan secara terarah, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan daerah harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Dogiyai Tahun 2025–2029 dengan visi “Mewujudkan Masyarakat Dogiyai yang Cerdas, Amanah, Damai, dan Maju Bersama.”
Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah daerah menetapkan lima misi pembangunan, yaitu:
1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, dan inklusif;
2. Mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis, rukun, aman, dan demokratis;
3. Meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif, efisien, akuntabel, dan transparan;
4. Mengembangkan ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya lokal, investasi, dan pariwisata yang berdaya saing serta berwawasan lingkungan;
5. Meningkatkan pembangunan infrastruktur wilayah dan utilitas dasar yang merata dan berkelanjutan.
Bupati juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara program pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional, termasuk percepatan pembangunan Papua menuju Papua yang sehat, cerdas, dan produktif. Selain itu, sejumlah program nasional seperti pengendalian inflasi daerah, swasembada pangan, penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, serta program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga perlu menjadi perhatian dalam penyusunan RKPD.
Dalam kesempatan tersebut, mantan kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten Dogiyai itu juga meminta seluruh pimpinan OPD dan kepala distrik untuk kembali meninjau rencana kerja masing-masing agar selaras dengan visi dan prioritas pembangunan daerah. Ia juga menegaskan agar usulan dari Musrenbang Distrik serta pokok pikiran DPRD dapat diakomodasi dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) OPD Tahun 2027.
“Perencanaan pembangunan harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, seluruh OPD diharapkan dapat mengakomodasi aspirasi masyarakat yang telah disampaikan melalui musrenbang dan pokok pikiran DPRD,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dogiyai Yakobus Dogomo, S.S. dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Forum OPD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah.
Menurutnya, forum ini bertujuan untuk menyinkronkan hasil Musrenbang Distrik, pokok pikiran DPRD, serta visi dan misi kepala daerah agar dapat diakomodasi dalam dokumen Renja OPD sesuai kemampuan anggaran masing-masing perangkat daerah.
“Forum OPD ini menjadi ruang diskusi untuk menyamakan pemahaman seluruh perangkat daerah dalam menyusun rencana kerja tahun 2027, sekaligus memastikan bahwa usulan dari masyarakat dan distrik dapat terakomodasi secara baik,” jelasnya.
Yakobus juga menambahkan bahwa sinkronisasi antara prioritas pembangunan daerah, provinsi, dan nasional sangat penting agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal. Dalam forum ini, berbagai program prioritas nasional, termasuk agenda pembangunan dalam kerangka Asta Cita, juga menjadi bagian yang dibahas.
Forum OPD ini dilaksanakan selama satu hari dengan peserta sekitar 82 orang yang terdiri dari para kepala OPD, kepala distrik se-Kabupaten Dogiyai, serta pejabat perencana dari masing-masing perangkat daerah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian tahapan penyusunan RKPD sebelum dilaksanakannya Musrenbang RKPD Kabupaten yang dijadwalkan pada 12–13 Maret 2026, serta Musrenbang Otonomi Khusus pada 30–31 Maret 2026.
Adapun keluaran yang diharapkan dari forum ini adalah tersusunnya Rencana Kerja OPD Tahun 2027 yang selaras dengan prioritas pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Dogiyai Tahun 2025–2029.
Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Bupati Dogiyai secara resmi membuka Forum OPD Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Dogiyai Tahun 2027, dengan harapan kegiatan tersebut dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
[Nabire.Net]

8 hours ago
6






















































