(Ana Kobogau, fans timnas Jerman)
Nabire, 29 Mei 2026 – Demam Piala Dunia mulai terasa di Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya penjualan jersey dan atribut sepak bola di sebuah toko yang berada di Jalan Bumi Wonorejo, tepat di samping Homestay Madika.
Penjaga toko, Ana Kobogau, mengatakan berbagai jersey tim nasional peserta Piala Dunia sudah tersedia dan mulai banyak dicari pembeli. Beberapa tim favorit yang paling diminati di antaranya Brasil, Argentina, Portugal, Spanyol, Jerman, Uruguay, Senegal hingga Kroasia.

“Untuk jersey Piala Dunia yang sudah ready ada Brasil, Argentina, Portugal, Spanyol, Jerman, Uruguay, Senegal dan Kroasia. Masih ada beberapa yang belum datang karena sementara dalam proses pengiriman,” ujar Ana saat ditemui, Jumat (29/05/2026).
Tak hanya jersey, toko tersebut juga menjual berbagai atribut sepak bola seperti bendera, syal hingga stiker tim nasional untuk mendukung kemeriahan Piala Dunia di Nabire.

Harga jersey dewasa dijual mulai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu, sementara jersey anak-anak dibanderol sekitar Rp100 ribu. Menurut Ana, minat masyarakat terhadap atribut sepak bola meningkat tajam saat pertandingan besar berlangsung.
“Kalau ada pertandingan biasanya pembeli ramai sekali, omset bisa sampai sekitar Rp1 juta per hari,” katanya.

Toko tersebut diketahui baru dibuka sejak Januari 2026, namun sudah menjadi salah satu tempat favorit pecinta sepak bola di Nabire untuk mencari atribut tim kebanggaan mereka.
Menariknya, Ana juga mengaku menjagokan Timnas Jerman sejak final Piala Dunia 2014 antara Argentina melawan Jerman. Dari taruhan sederhana saat pertandingan itu, ia justru menjadi pendukung setia Jerman hingga sekarang.

“Sebenarnya sa tidak terlalu ngefans bola, tapi tahun 2014 waktu Argentina lawan Jerman sa sempat taruhan. Ternyata Jerman menang lawan Argentina. Dari situ sudah sa suka Jerman sampai sekarang,” ujarnya sambil tersenyum.
Bagi Ana, Piala Dunia bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi momen yang menyatukan masyarakat meski berbeda dukungan tim favorit.
“Kadang dalam satu rumah orang bisa tidak baku bicara karena beda jagoan, tapi itu biasa saja. Yang pasti kita ikut meriahkan Piala Dunia ini dengan aman dan damai,” tutupnya.
[Nabire.Net/Sitti Hawa]

5 hours ago
4

















































