Hadapi Ancaman Siber, Pemprov Papua Tengah Tingkatkan Kapasitas Aparatur Digital

13 hours ago 6

Nabire, 9 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperkuat transformasi digital dengan membangun fondasi keamanan siber yang kokoh. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Papua Tengah, Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Siber dan Sandi digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (9/6/2026), sebagai langkah strategis melindungi data pemerintahan dan pelayanan publik dari ancaman siber.

Kegiatan yang dibuka oleh Asisten III Setda Papua Tengah, Viktor Fun, mewakili Gubernur Papua Tengah, diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Dinas Kominfo dari delapan kabupaten, serta pengelola teknologi informasi di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Viktor Fun menegaskan bahwa transformasi digital harus berjalan beriringan dengan penguatan keamanan informasi agar kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data pemerintahan tetap terjaga.

Menurutnya, meningkatnya ancaman siber menuntut aparatur pemerintah memiliki kemampuan dalam mengidentifikasi risiko, melakukan mitigasi, hingga menjaga sistem pemerintahan elektronik tetap aman dan terpercaya.

“Kemajuan digital harus dibarengi kesiapan sumber daya manusia yang mampu menghadapi ancaman siber sehingga pelayanan publik dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan ini seluruh peserta mampu menerapkan sistem pengamanan informasi dan persandian yang lebih baik di instansi masing-masing sehingga mendukung tata kelola pemerintahan berbasis elektronik yang efektif.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Papua Tengah sekaligus Ketua Panitia, Ham Nawipa, mengatakan perkembangan teknologi membawa peluang besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, namun juga memunculkan tantangan baru berupa serangan siber yang semakin kompleks.

Sebagai provinsi otonomi baru, Papua Tengah membutuhkan sistem pemerintahan yang modern, transparan, sekaligus aman. Karena itu, peningkatan kapasitas aparatur di bidang keamanan siber menjadi investasi penting bagi masa depan pemerintahan digital.

Bimbingan teknis ini menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang membekali peserta dengan materi penguatan sistem keamanan informasi, pengelolaan persandian, serta strategi mitigasi ancaman siber yang dapat mengganggu penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menunjukkan komitmennya membangun ekosistem pemerintahan digital yang tangguh, aman, dan siap menghadapi tantangan era transformasi digital.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |