Polda Papua Tengah Bongkar Ratusan Kasus Curanmor, 15 Motor Curian Berhasil Diamankan

9 hours ago 8
(Polda Papua Tengah Bongkar Ratusan Kasus Curanmor, 15 Motor Curian Berhasil Diamankan) (Polda Papua Tengah Bongkar Ratusan Kasus Curanmor, 15 Motor Curian Berhasil Diamankan)

Nabire, 1 Juni 2026 – Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 dimanfaatkan Polda Papua Tengah untuk menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalanan. Dalam konferensi pers pengungkapan kasus C3 (curas, curat, dan curanmor) Semester I Tahun 2026 di Aula Polda Papua Tengah, Senin (1/6/2026), polisi mengungkap keberhasilan mengamankan 15 unit sepeda motor hasil pencurian dan mengembalikan sejumlah kendaraan kepada pemilik sahnya.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., mengatakan pengembalian kendaraan kepada masyarakat merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan rasa keadilan kepada korban tindak pidana.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat,” tegas Kapolda.

Dalam pengungkapan kasus curanmor periode Januari hingga Mei 2026, Ditreskrimum Polda Papua Tengah bersama Satreskrim jajaran berhasil mengamankan 15 unit kendaraan roda dua yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian.

Setelah melalui proses identifikasi, verifikasi dokumen kepemilikan, pencocokan nomor rangka dan nomor mesin, serta pemeriksaan administrasi dan yuridis, sejumlah kendaraan akhirnya diserahkan kembali kepada pemiliknya.

Kendaraan yang dikembalikan antara lain milik Muhammad Riski Ali, Era, Friska, Arianti, serta satu unit kendaraan milik Pemerintah Kabupaten Nabire yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat pencurian.

Selain pengungkapan kasus curanmor, Polda Papua Tengah juga memaparkan data kriminalitas C3 selama lima bulan pertama tahun 2026. Tercatat sebanyak 307 laporan polisi masuk ke jajaran Polda Papua Tengah, terdiri dari 156 kasus pencurian dengan kekerasan (begal), 31 kasus pencurian dengan pemberatan, dan 120 kasus pencurian kendaraan bermotor.

Kapolda mengungkapkan bahwa tingginya angka begal masih menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, masyarakat diminta aktif melaporkan setiap tindak kejahatan maupun aktivitas mencurigakan agar proses pengungkapan kasus dapat berjalan lebih cepat.

Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat Papua Tengah untuk memperkuat persatuan dan bersama-sama menjaga keamanan daerah.

“Mari bergandengan tangan dan bahu-membahu membangun Papua Tengah. Pancasila harus menjadi semangat kita dalam menciptakan daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.

Polda Papua Tengah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menggunakan pengaman tambahan pada kendaraan, serta menghindari lokasi parkir yang rawan tindak kriminal guna menekan angka pencurian kendaraan bermotor di Papua Tengah.

[Nabire.Net/Sitti Hawa]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |