PTFI dan Pemkab Mimika Gaungkan Semangat Pelestarian Lingkungan Lewat Environmental Exhibition 2026, Didukung Tribal Papua

19 hours ago 5

Mimika, 9 Juni 2026 – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan mengusung tema “Be the Solution, Not the Pollution: Recycle and Conserve” melalui rangkaian kegiatan edukatif dan hiburan yang melibatkan masyarakat luas.

Peringatan ini telah dimulai sejak 8 Mei 2026 dengan berbagai kegiatan seperti aksi bersih lingkungan, edukasi di sekolah, penanaman pohon, restocking benih ikan, webinar, talk show, hingga mangrove tour sebagai upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.

Puncak kegiatan digelar melalui Environmental Exhibition pada 5–6 Juni 2026 di Gedung Eme Neme Yauware, Timika. Acara ini menghadirkan perpaduan edukasi, hiburan, dan aksi nyata pelestarian lingkungan yang dikemas secara menarik bagi seluruh kalangan masyarakat.

Sejumlah musisi dan komunitas lokal turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya Ichad Bless, Ecko Show, Edgar Aronggear, serta Tifa Creative, Freedom Squad, Freedom Kids, Spectrum Band, DJ Dio, DJ Zheq, dan berbagai penampil lainnya. Kehadiran para seniman ini juga menjadi wujud komitmen PT Freeport Indonesia dalam memberikan panggung spektakuler bagi talenta-talenta Papua sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap perkembangan karya anak daerah. Melalui keterlibatan para musisi dan komunitas lokal, PTFI tidak hanya menghadirkan hiburan berkualitas, tetapi juga mendorong pelestarian budaya serta memberikan ruang bagi generasi muda Papua untuk menunjukkan kreativitas dan potensi mereka di hadapan masyarakat luas.

Tak hanya menyuguhkan hiburan, Environmental Exhibition juga menghadirkan berbagai kegiatan seperti Go Green Fun Run 7K, aneka perlombaan, pemilihan Duta Alam Lestari, sosialisasi pengelolaan sampah, bazar makanan dan minuman ramah lingkungan, aksi bersih kota, hingga senam zumba. Seluruh peserta juga diajak membawa wadah minum sendiri sebagai bentuk pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

PTFI menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui program Zero Waste dan penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di wilayah operasionalnya. Pada momentum yang sama, Pemerintah Kabupaten Mimika turut meluncurkan program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengingatkan bahwa Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi momentum membangun budaya peduli lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah dan menjaga kebersihan kota demi kelestarian Mimika.

Kesuksesan pelaksanaan Environmental Exhibition juga didukung oleh Event Organizer Tribal Papua yang dipercaya menangani penyelenggaraan kegiatan. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan konsep acara yang edukatif, kreatif, dan mampu menarik partisipasi masyarakat.

Pimpinan Tribal Papua, Dharma Permatasari Kajang, mengatakan bahwa keterlibatan pihaknya merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan melalui pendekatan kreatif yang melibatkan masyarakat.

“Kami percaya pesan menjaga lingkungan akan lebih mudah diterima ketika dikemas melalui kegiatan yang edukatif, menghibur, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga bumi mulai dari lingkungan sekitar,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku industri kreatif, dan masyarakat, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Mimika diharapkan mampu menjadi gerakan nyata menuju lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |