Rakersis Klasis Kamuu Selatan 2026 Resmi Dibuka, Fokus Pelayanan Menuju 100 Tahun KINGMI

6 hours ago 4

Dogiyai. 29 Mei 2026 – Klasis Kamuu Selatan resmi menggelar Ibadah Pembukaan Rapat Kerja Klasis (Rakersis) 2026 pada pagi hari pukul 08.30 WIT. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat pelayanan sebagai bagian dari persiapan menuju 100 tahun Gereja KINGMI di Tanah Papua.

Kegiatan pembukaan dipimpin Ketua Panitia Rakersis Klasis Kamuu Selatan, Abia Gobai, S.PT, yang menyampaikan susunan agenda kegiatan Rakersis 2026 kepada seluruh peserta yang hadir.

Rakersis tahun ini diawali dengan ibadah pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu kebangsaan dan Mars GKI/KINGMI, serta sambutan Ketua Klasis Kamuu Selatan.

Pada hari pertama, peserta mengikuti sesi laporan program kerja tahun 2025, laporan keuangan klasis, evaluasi pelayanan, hingga pembahasan arah pelayanan dan prioritas program tahun 2026 melalui diskusi kelompok dan komisi-komisi pelayanan.

Sementara pada hari kedua, agenda dilanjutkan dengan sidang komisi yang membahas program kerja bidang Diakonia, Pekabaran Injil, Pendidikan, Pemuda, dan komisi lainnya. Seluruh hasil pembahasan kemudian dibawa ke sidang pleno untuk penetapan program kerja dan anggaran Klasis Kamuu Selatan tahun 2026.

Panitia menegaskan bahwa kegiatan Rakersis ini bersifat internal dan dihadiri utusan resmi jemaat, kaum profesional, biro-biro, serta komisi-komisi di lingkungan Klasis Kamuu Selatan.

Ibadah pembukaan dipandu oleh Ev. Semion Adii, S.Th. Firman Tuhan disampaikan Ketua Klasis Kamuu Selatan, Pdt. Yunas Goo, S.Th, dengan tema “Berubah untuk Menjadi Kuat” yang diambil dari Roma 12:1-3.

Adapun subtema yang diangkat yakni, “Melalui Rapat Kerja Klasis (Rakersis) ke-IV ini mari kita bangkit, bergerak, berakar, bertumbuh, dan berbuah dalam Tuhan menuju 100 tahun Gereja KINGMI di Tanah Papua” berdasarkan Kolose 2:7.

Dalam khotbahnya, Pdt. Yunas Goo menegaskan bahwa Gereja KINGMI berdiri di atas dasar perubahan menuju kekuatan iman dan pelayanan. Menurutnya, segala sesuatu dapat berubah, namun Tuhan Yesus sebagai Kepala Gereja dan Firman Tuhan tidak akan pernah berubah sampai selamanya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengubah pola pikir, sikap, dan tindakan demi mewujudkan harapan bersama dalam persatuan pelayanan gereja.

“Kita harus meninggalkan kejahatan, hidup sebagai anak-anak terang, dan saling mengampuni dengan sabar. Apa yang dibicarakan dan disepakati harus dilaksanakan bersama,” tegasnya.

Dalam refleksi kehidupan, Pdt. Yunas Goo mengingatkan bahwa manusia mengalami tiga fase kehidupan, yakni masa bayi, masa pemuda, dan masa tua. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk bekerja dan melayani selagi masih ada kesempatan.

“Kerjakanlah segala program kita selagi masih siang,” ujarnya.

Usai ibadah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi bertajuk “Apa yang Harus Dikerjakan Ketika Anda Dipercayakan Menjadi Seorang Pemimpin” oleh Yahya Auwe, S.IP.

Moderator kegiatan dipimpin Natan Adii, S.Kep, sementara notulen kegiatan dipercayakan kepada Yosafat Adii, S.Pdk.

Rangkaian kegiatan berikutnya diisi dengan pembahasan komisi dari masing-masing biro, laporan progres pelayanan tahun 2025, serta penyusunan program kerja tahun 2026.

Rakersis Klasis Kamuu Selatan 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan gereja, membangun persatuan jemaat, dan mempersiapkan generasi pelayanan menuju 100 tahun Gereja KINGMI di Tanah Papua.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |