Nabire, 12 Maret 2026 – Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, rapat pembentukan Posko Angkutan Lebaran sektor maritim digelar di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Nabire, Kamis (12/03/2026).
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pelabuhan Nabire, Samuel Lans, dan dihadiri oleh sejumlah instansi terkait yang memiliki peran penting dalam pelayanan dan pengamanan transportasi laut.
Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Cabang Pelni Nabire, Kapolsek KP3 Laut Nabire, Danpomal Lanal Nabire, Kepala Cabang ASDP, Kepala Basarnas, serta jajaran staf UPP Pelabuhan Nabire.
Dalam rapat tersebut dibahas berbagai kesiapan menghadapi lonjakan penumpang selama periode Lebaran, termasuk kesiapan fasilitas pelabuhan, armada kapal, serta koordinasi antarinstansi guna memastikan arus mudik dan arus balik berjalan lancar.
Kepala Kantor Pelabuhan Nabire menegaskan bahwa pelayanan transportasi laut selama Lebaran harus tetap mengedepankan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat pengguna jasa kapal laut.
Selain itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) juga memaparkan kesiapan personel dan peralatan SAR yang akan disiagakan selama masa angkutan Lebaran.
Basarnas Biak menyiapkan 90 personel rescuer beserta sejumlah alat utama (alut) yang terdiri dari satu unit kapal KN SAR Wibisana 40 meter, satu unit Rigid Buoyancy Boat (RBB) 11 meter, tiga unit Rigid Inflatable Boat (RIB) panjang 9 meter, serta sembilan unit Rubber Boat.
Selain armada laut, Basarnas juga menyiagakan berbagai peralatan darat seperti Rescue Truck Personil, Truck Compartment, Truck Multipurpose, Rescue Car, kendaraan amfibi, ATV, serta berbagai peralatan mountaineering dan perlengkapan pendukung lainnya.
Seluruh personel dan peralatan tersebut dibagi ke dalam tiga wilayah operasi yakni Biak, Serui, dan Nabire.
Khusus untuk wilayah Nabire, Basarnas menyiagakan sejumlah peralatan di Pos Basarnas Nabire, antara lain satu unit RIB, dua unit Rubber Boat, satu unit kendaraan D-Max Compartment, satu unit Rescue Truck, satu unit Rescue Car double cabin, satu unit Rescue Carrier, serta dua unit motor trail.
Basarnas juga menyiapkan berbagai peralatan mountaineering dan perlengkapan pendukung lainnya untuk menunjang operasi pencarian dan pertolongan jika terjadi keadaan darurat.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa kesiapsiagaan Basarnas akan menyesuaikan dengan jadwal kapal penumpang yang beroperasi di Pelabuhan Nabire, baik kapal milik Pelni maupun kapal penumpang lainnya.
Dengan adanya koordinasi lintas instansi ini, diharapkan pelaksanaan angkutan laut selama Lebaran 2026 di Pelabuhan Nabire dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
[Nabire.Net]

9 hours ago
2

















































