(Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, Ignatius Robertus Adii)
Nabire, 22 Maret 2026 – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, Ignatius Robertus Adii, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan keamanan pada momentum Hari Raya Idulfitri.
Hal tersebut disampaikan Ignatius kepada awak media di Nabire, Sabtu (21/3/2026). Ia menegaskan bahwa keamanan dan kedamaian di Papua Tengah, terutama di ibu kota provinsi Nabire, harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kita menjaga supaya Papua, khususnya Nabire, tetap aman. Dalam setiap kegiatan harus tercipta situasi yang kondusif,” ujarnya.
FKUB Turun Langsung Jaga Keamanan
Ignatius menjelaskan bahwa FKUB tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga terlibat langsung dalam menjaga stabilitas daerah. Salah satunya dengan mengerahkan relawan lintas agama dalam berbagai kegiatan keagamaan.
“Tahun lalu dan tahun ini kami menurunkan sekitar 60 personel relawan yang langsung terlibat di lapangan untuk membantu menjaga keamanan,” jelasnya.
Selain itu, FKUB juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar terus menjaga toleransi antarumat beragama serta memperkuat komunikasi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat.
Perkuat Koordinasi dan Sinergi
Menurutnya, koordinasi yang baik antar lembaga menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan damai. FKUB secara rutin menggelar pertemuan dan diskusi untuk memantau perkembangan situasi di daerah.
“Dalam satu bulan kami bisa bertemu dua sampai tiga kali untuk membahas kondisi di Papua Tengah, khususnya di Nabire,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kerja tim dalam tubuh FKUB, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, agar setiap persoalan dapat ditangani secara bersama-sama.
Dorong Peran Kabupaten dalam Menjaga Harmoni
Ignatius berharap peran FKUB di tingkat kabupaten semakin diperkuat dan mampu bersinergi dengan FKUB provinsi. Dengan demikian, upaya menjaga kerukunan dapat berjalan lebih efektif hingga ke tingkat masyarakat.
“Kalau kabupaten dan provinsi bisa sinkron, maka kita bisa menghadirkan suasana damai dan harmonis di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ajak Warga Jaga Nilai Keagamaan
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari sebagai fondasi utama dalam menciptakan kedamaian.
“Kalau semua umat beragama hidup dalam takut akan Tuhan dan saling menghormati, maka keamanan dan ketertiban akan terjaga,” pungkasnya.
Momentum Hari Raya Idulfitri, menurutnya, menjadi kesempatan penting untuk memperkuat persaudaraan lintas agama serta menjaga Papua Tengah tetap aman dan damai.
[Nabire.Net/Musa Boma]

9 hours ago
6

















































