DP3AKB Deiyai Perkuat Pendamping Keluarga Lewat Pertemuan TPK

7 hours ago 3

Deiyai, 5 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar Pertemuan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Tahun Anggaran 2026, Selasa (5/5/2026), di Aula DP3AKB.

Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota TPK se-Kabupaten Deiyai yang terdiri dari bidan desa, kader PKK, dan kader KB, serta dihadiri unsur pemerintah daerah dan instansi terkait.

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala DP3AKB Deiyai, Robi Bobii, dalam arahannya menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas pendamping keluarga dalam menjalankan program prioritas pemerintah, khususnya percepatan penurunan stunting.

Ia menyampaikan, fokus utama kegiatan mencakup penguatan teknis pendampingan keluarga, pemahaman program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), gizi seimbang, serta optimalisasi program Keluarga Berencana.

“Selain itu, pengelolaan data dan pelaporan juga menjadi perhatian utama. Data yang akurat dan tepat waktu sangat menentukan arah kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi forum evaluasi berbagai kendala di lapangan sekaligus penyusunan strategi kerja yang lebih efektif untuk tahun 2026.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Deiyai, Simon Mote, yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan komitmen serius pemerintah.

Ia menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari sektor kesehatan dan pendidikan, dengan keluarga sebagai fondasi utama.

“Anak-anak kita harus tumbuh sehat dan cerdas. Kuncinya ada pada keluarga yang kuat dan harmonis,” kata Simon.

Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan potensi lokal seperti taman obat keluarga dan apotik hidup sebagai langkah sederhana menjaga kesehatan keluarga.

Menurutnya, kondisi kesehatan dan gizi anak di Deiyai masih perlu perhatian serius, sehingga peran aktif orang tua dan pendamping keluarga menjadi sangat krusial dalam membentuk generasi yang berkualitas.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan peserta, Krice Madai, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat.

“Kami berkomitmen untuk menerapkan ilmu yang diperoleh guna meningkatkan kualitas pendampingan, khususnya dalam menekan angka stunting dan memperkuat ketahanan keluarga di Deiyai,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap sinergi antara pendamping keluarga dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, dan berkualitas.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |