Apel Pagi Pemkab Dogiyai, Ketidakhadiran Kepala OPD dan Distribusi DPA Disoroti

19 hours ago 12

Dogiyai, 23 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Dogiyai menggelar apel pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tenaga kontrak, dan tenaga honorer di halaman Kantor Bupati Dogiyai, Senin (23/2/2026).

Apel berlangsung khidmat dan diikuti seluruh peserta dengan penuh perhatian. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selaku penanggung jawab apel mingguan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dogiyai.

Pelaksanaan apel pagi di Pemkab Dogiyai dilakukan secara bergiliran setiap pekan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam amanatnya, Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Dogiyai, Nason Pigai, S.IP menyampaikan bahwa hingga pelaksanaan apel berlangsung, masih terdapat sejumlah Kepala Dinas, Kepala Badan, dan Kepala Kantor yang belum hadir mengikuti apel.

Menurutnya, ketidakhadiran tersebut kemungkinan berkaitan dengan proses pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang masih berlangsung di Nabire.

“Proses pemeriksaan dari BPK masih berjalan dan belum selesai di Nabire. Itu yang kemungkinan menjadi salah satu alasan banyak kepala SKPD dan bendahara belum hadir dalam apel pagi ini,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyinggung belum dibagikannya Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) kepada seluruh OPD yang dinilai turut memengaruhi aktivitas perkantoran di awal tahun anggaran.

“Ada juga yang belum aktif karena DPA belum dibagikan. Kita berharap DPA segera didistribusikan agar program kerja dari setiap SKPD bisa dilaksanakan dan aktivitas kantor berjalan normal,” katanya.

Nason Pigai juga mengajak seluruh jajaran pemerintahan menjaga etika dalam menyikapi dinamika manajemen pemerintahan. Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan terhadap pimpinan tidak disampaikan dengan saling menyalahkan di ruang publik.

Menurutnya, setiap persoalan sebaiknya disampaikan secara terbuka melalui forum komunikasi yang baik guna menemukan solusi bersama.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa untuk mewujudkan visi “Dogiyai Dou Enaa”, yakni Dogiyai yang bermutu di segala aspek, diperlukan manajemen pemerintahan yang baik, terarah, dan profesional, meliputi sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial, dan pelayanan publik lainnya.

“Kalau manajemen pemerintahan berjalan baik, maka cita-cita Dogiyai Dou Enaa dapat terwujud melalui pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” pungkasnya.

[Nabire.Net]

Read Entire Article
Kepri | Aceh | Nabire | |